Catatan Kuliah Manajemen & Bisnis

Catatan Kuliah Manajemen  &  Bisnis

Soal UTS Manajemen Usaha Kecil & Menengah (MUKM)

 


UJIAN TENGAH  SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK -

 

MATA KULIAH    

:

Manajemen Usaha Kecil & Menengah  (MUKM)

SEMESTER 

:

V (Kelas Karyawan B)

HARI/TANGGAL   

:

Sabtu, 28 Juli  2018

DOSEN        

:

Nono Sugiono, SE., MM.

WAKTU    

:

100 MENIT

SIFAT     

:

 Close Book

 

 

Petunjuk Pengerjaan:

1.    Berdoa dahulu sebelum mulai mengerjakan soal.

2.    Bacalah setiap soal yang tersedia dengan teliti.

3.    Kerjakan minimal  5 (lima) dari 7 (tujuh) soal yang tersedia.

  1. Dalam mengembangkan UKM dituntut untuk dapat menciptakan nilai tambah untuk meraih keunggulan daya saing (competitive advantage). Jelaskan apa dari pernyataan tersebut dan berikan contohnya. !
  2. Dalam pemasaran UKM harus memberikan informasi yang jelas dan jujur terhadap produk dan jasa yang ditawarkan, karena konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi sesuatu bukan hanya mengharapkan sekedar barang dan jasa saja, akan tetapi ada sesuatu yang lain, yaitu CITRA. Jelaskan apa yang dimaksud dengan citra dan berikan contohnya.
  3. Dimasa krisis tidak sedikit perusahaan besar yang gulung tikar, sementara UKM dapat bertahan. Menurut Saudara apa yang menyebabkan UKM dapat bertahan. !
  4. Dalam melakukan perubahan harga barang dan jasa, kita harus secara hati-hati mempertimbangkan reaksi-reaksi pembeli dan pesaing kita. Mengapa hal tersebut harus kita pertimbangkan, jelaskan dan berikan contohnya. !
  5. Jelaskan bagaimana mindset entrepreneur dan bagaimana cara membangun mindset entrepreneur tersebut pada diri kita ?
  6. Apa alasan /dorongan /motivasi penting seseorang menjadi wirausaha. Jelaskan dengan menggunakan Teori Life path Change bagaimana terbentuknya wirausaha ?
  7. Jelaskan apa yang dimaksed dengan “Manajemen Tradisional”  UKM ?Jelaskan penyebabnya !

 

Berikut jawaban lengkap untuk soal-soal diatas:


1. Dalam mengembangkan UKM dituntut untuk dapat menciptakan nilai tambah untuk meraih keunggulan daya saing (competitive advantage). Jelaskan dan berikan contohnya.

Nilai tambah adalah segala aspek yang membuat produk atau layanan memiliki keunggulan lebih dibandingkan kompetitor. Nilai tambah menciptakan keunggulan daya saing (competitive advantage) karena produk atau jasa menjadi lebih menarik, berkualitas, atau bermanfaat di mata konsumen.

Cara UKM menciptakan nilai tambah:

  1. Inovasi Produk: Menawarkan desain unik atau fitur khusus.
  2. Pelayanan Lebih Baik: Memberikan layanan pelanggan yang responsif.
  3. Kualitas Unggul: Mengutamakan bahan baku berkualitas.
  4. Pengemasan Menarik dan Ramah Lingkungan.

Contoh:

  • UKM batik menawarkan batik dengan desain kontemporer yang menarik generasi muda serta menggunakan pewarna alami untuk pasar ramah lingkungan.
  • UKM kopi lokal memberikan nilai tambah melalui kemasan premium, penyajian cerita asal-usul kopi, dan proses roasting khusus untuk meningkatkan kualitas rasa.

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan citra dan berikan contohnya.

Citra adalah persepsi, kesan, atau pandangan konsumen terhadap produk, jasa, atau merek suatu bisnis. Citra yang positif mencerminkan kepercayaan, kualitas, dan keunggulan usaha, sehingga mempengaruhi loyalitas konsumen dan keputusan pembelian.

Pentingnya Citra:

  • Membangun kepercayaan pelanggan.
  • Menjadikan produk lebih unggul dibandingkan pesaing.
  • Menciptakan loyalitas jangka panjang.

Contoh:

  • Citra Ramah Lingkungan: UKM yang memproduksi tas dengan bahan daur ulang dan menekankan keberlanjutan menarik konsumen yang peduli lingkungan.
  • Citra Premium: UKM cokelat lokal dengan kemasan elegan dan kualitas rasa setara internasional membangun citra produk eksklusif.
  • Citra Kebersihan dan Kualitas: UKM kuliner menekankan kebersihan dapur dan bahan baku berkualitas tinggi.

3. Dimasa krisis, apa yang menyebabkan UKM dapat bertahan sementara banyak perusahaan besar gulung tikar?

UKM lebih tahan terhadap krisis ekonomi dibandingkan perusahaan besar karena beberapa faktor:

  1. Struktur Organisasi Sederhana: Keputusan dapat diambil lebih cepat tanpa birokrasi yang rumit.
  2. Biaya Operasional Lebih Rendah: UKM memiliki overhead cost yang lebih kecil sehingga lebih fleksibel dalam menekan pengeluaran.
  3. Fleksibilitas Produksi: UKM mudah menyesuaikan produksi sesuai dengan permintaan pasar.
  4. Dekat dengan Konsumen: UKM memiliki hubungan personal dengan pelanggan yang mendukung loyalitas.
  5. Produk Kebutuhan Dasar: UKM cenderung menyediakan produk sehari-hari yang tetap dibutuhkan saat krisis.

Contoh:
Saat pandemi, UKM makanan rumahan tetap bertahan karena kebutuhan masyarakat akan makanan tetap ada, sementara perusahaan besar di bidang pariwisata mengalami kerugian besar.


4. Mengapa dalam melakukan perubahan harga barang dan jasa kita harus mempertimbangkan reaksi pembeli dan pesaing? Berikan contohnya.

Perubahan harga harus dilakukan dengan hati-hati karena:

1.      Reaksi Pembeli:

    • Penurunan harga: Konsumen mungkin meragukan kualitas produk.
    • Kenaikan harga: Konsumen bisa berpindah ke produk kompetitor jika tidak ada nilai tambah yang jelas.

2.      Reaksi Pesaing:

    • Penurunan harga dapat memicu perang harga yang merugikan semua pihak.
    • Pesaing bisa merespon dengan meningkatkan inovasi atau strategi promosi.

Contoh:
Jika sebuah UKM pakaian menurunkan harga tanpa meningkatkan nilai tambah, konsumen mungkin berpikir kualitas produk menurun. Di sisi lain, pesaing bisa menurunkan harga juga atau memberikan bonus untuk menarik pelanggan.


5. Jelaskan bagaimana mindset entrepreneur dan bagaimana cara membangunnya pada diri kita?

Mindset entrepreneur adalah pola pikir seorang wirausaha yang berorientasi pada inovasi, peluang, solusi, dan keberanian mengambil risiko dalam membangun bisnis.

Ciri-ciri mindset entrepreneur:

  • Berpikir kreatif dan inovatif.
  • Fokus pada peluang dan solusi, bukan masalah.
  • Berani mengambil risiko terukur.
  • Selalu ingin belajar dan berkembang.
  • Disiplin, proaktif, dan konsisten.

Cara membangun mindset entrepreneur:

  1. Mengubah Pola Pikir: Melihat tantangan sebagai peluang, bukan hambatan.
  2. Mengambil Risiko Kecil Terlebih Dahulu: Berani mencoba usaha meskipun kecil.
  3. Belajar dari Pengalaman dan Kegagalan: Melihat kegagalan sebagai proses belajar.
  4. Berlatih Berpikir Kreatif: Mencari solusi inovatif untuk masalah yang ada.
  5. Mempelajari Kisah Sukses Wirausahawan: Mencari inspirasi dari orang-orang sukses.

Contoh: Seseorang yang memulai usaha kecil dengan modal minim, belajar dari kegagalan, dan akhirnya sukses dengan produk yang inovatif.


6. Apa alasan/dorongan/motivasi penting seseorang menjadi wirausaha? Jelaskan dengan Teori Life Path Change bagaimana terbentuknya wirausaha.

Motivasi menjadi wirausaha meliputi:

  1. Dorongan Ekonomi: Mencari penghasilan lebih baik.
  2. Kemandirian: Ingin bebas dari pekerjaan formal.
  3. Keadaan Terpaksa: Kehilangan pekerjaan atau desakan ekonomi.
  4. Passion dan Aktualisasi Diri: Menjalankan hobi dan keterampilan menjadi bisnis.

Teori Life Path Change menjelaskan bahwa perubahan signifikan dalam hidup (seperti krisis keuangan, kehilangan pekerjaan, atau tekanan hidup) mendorong seseorang mencari jalan keluar melalui kewirausahaan.

Contoh: Seseorang yang di-PHK saat krisis memulai usaha makanan kecil dan berhasil berkembang karena berfokus pada peluang pasar.


7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “Manajemen Tradisional” UKM? Jelaskan penyebabnya!

Manajemen Tradisional UKM adalah pola pengelolaan usaha yang masih menggunakan metode konvensional tanpa pendekatan manajemen modern.

Ciri-ciri Manajemen Tradisional UKM:

  • Keputusan bisnis berdasarkan intuisi, bukan data atau analisis.
  • Tidak memiliki perencanaan strategis tertulis.
  • Keuangan usaha dan pribadi sering tercampur.
  • Struktur organisasi tidak formal atau belum terbentuk.

Penyebab Manajemen Tradisional UKM:

  1. Kurangnya Pengetahuan Manajerial: Pemilik usaha tidak memiliki akses pelatihan formal.
  2. Skala Usaha Kecil: Fokus pada operasional harian daripada strategi jangka panjang.
  3. Terbatasnya Modal: Tidak ada dana untuk mengembangkan sistem manajemen.
  4. Warisan Budaya Usaha: Bisnis keluarga cenderung mempertahankan cara lama.

Contoh: Pedagang sembako yang tidak mencatat keluar-masuk uang secara tertulis, hanya mengandalkan ingatan.

 

 

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal UTS Manajemen Usaha Kecil & Menengah (MUKM)"

Posting Komentar

💖 Donasi