Catatan Kuliah Manajemen & Bisnis

Catatan Kuliah Manajemen  &  Bisnis

Soal UTS Sistem Pengendalian Manajemen

 


UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK -

MATA KULIAH   : Sistem Pengendalian Manajemen

HARI/TGL           :

WAKTU               : 90 MENIT

DOSEN                :  

SIFAT UJIAN      :  

  1. Jelaskan perbedaan Pengendalian Tugas dan Pengendalian Manajemen !
  2. Jelaskan  hubungan antara Sistem Pengendalian Manajemen dengan Perilaku dalam Organisasi ?
  3. Jelaskan perbedaan pusat biaya teknik dan pusat biaya kebijakan !
  4. Apa itu pusat pertanggungjawaban dan Jelaskan jenis-jenis pusat pertanggung jawaban, berikut dengan contohnya.!
  5. Jelaskan 2 metode perhitungan pada pusat investasi !

 


1. Perbedaan Pengendalian Tugas dan Pengendalian Manajemen

Pengendalian Tugas:

  • Fokus pada aktivitas operasional atau tugas spesifik.
  • Biasanya bersifat rutin dan terperinci.
  • Tujuannya adalah memastikan bahwa tugas atau aktivitas tertentu berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
  • Bersifat langsung dan spesifik.
  • Contoh: Pemeriksaan kualitas produk di jalur produksi.

Pengendalian Manajemen:

  • Fokus pada pengendalian tingkat manajerial dalam organisasi.
  • Menilai efektivitas manajer dalam mencapai tujuan organisasi melalui perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian sumber daya.
  • Bersifat lebih luas dan strategis.
  • Contoh: Penilaian kinerja departemen pemasaran dalam mencapai target penjualan tahunan.

Perbedaan Utama:

  • Lingkup: Pengendalian tugas lebih sempit, sedangkan pengendalian manajemen lebih luas.
  • Fokus: Pengendalian tugas fokus pada tugas/aktivitas spesifik, sedangkan pengendalian manajemen berfokus pada kinerja manajerial dan organisasi.

2. Hubungan antara Sistem Pengendalian Manajemen dengan Perilaku dalam Organisasi

  • Pengendalian Manajemen adalah sistem yang digunakan untuk memantau, mengevaluasi, dan mempengaruhi perilaku individu dalam organisasi agar sesuai dengan tujuan perusahaan.
  • Sistem pengendalian ini memberikan insentif, hukuman, atau feedback yang mempengaruhi motivasi karyawan.

Hubungan Utama:

  • Motivasi: Sistem pengendalian yang baik meningkatkan motivasi karyawan dengan memberikan penghargaan atau pengakuan.
  • Perilaku yang Diinginkan: Sistem ini mendorong perilaku yang sesuai dengan standar dan tujuan organisasi.
  • Kepatuhan: Adanya pengendalian meminimalkan penyimpangan perilaku dan meningkatkan disiplin kerja.
  • Konflik: Jika sistem pengendalian dirancang dengan buruk, bisa menyebabkan konflik dan perilaku disfungsi.

Contoh:

  • Sistem pengendalian berbasis insentif (bonus kinerja) mendorong manajer untuk meningkatkan performa timnya.
  • Target yang tidak realistis bisa mendorong perilaku negatif seperti manipulasi laporan keuangan.

3. Perbedaan Pusat Biaya Teknik dan Pusat Biaya Kebijakan

Pusat Biaya Teknik:

  • Biaya diukur berdasarkan standar teknis atau efisiensi operasional.
  • Biaya bersifat terukur dan dapat dikendalikan oleh manajemen.
  • Fokus pada efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan teknis.
  • Contoh: Departemen produksi, di mana biaya bahan baku, tenaga kerja, dan peralatan diukur berdasarkan standar produksi.

Pusat Biaya Kebijakan:

  • Biaya terkait dengan kebijakan manajemen dan sulit diukur dengan standar teknis.
  • Biaya bersifat lebih subjektif dan sering kali sulit dikendalikan.
  • Contoh: Departemen riset dan pengembangan (R&D) atau pemasaran, di mana biaya ditentukan berdasarkan kebijakan manajemen.

Perbedaan Utama:

  • Pengukuran Biaya: Pusat biaya teknik lebih terukur, sedangkan pusat biaya kebijakan lebih sulit diukur.
  • Jenis Aktivitas: Pusat biaya teknik berkaitan dengan efisiensi teknis, sedangkan pusat biaya kebijakan berfokus pada aktivitas strategis dan kebijakan manajemen.

4. Pusat Pertanggungjawaban dan Jenis-Jenisnya

Pusat Pertanggungjawaban adalah unit atau bagian dalam organisasi yang bertanggung jawab atas penggunaan sumber daya dan kinerjanya diukur dengan indikator tertentu.

Jenis-Jenis Pusat Pertanggungjawaban:

1.      Pusat Biaya: Bertanggung jawab atas pengendalian biaya.

    • Contoh: Departemen produksi yang bertanggung jawab mengontrol biaya bahan baku dan tenaga kerja.

2.      Pusat Pendapatan: Bertanggung jawab atas pengendalian pendapatan (penjualan).

    • Contoh: Divisi penjualan bertanggung jawab mencapai target pendapatan perusahaan.

3.      Pusat Laba: Bertanggung jawab atas pengendalian biaya dan pendapatan untuk menghasilkan laba.

    • Contoh: Cabang suatu perusahaan yang memiliki kewenangan penuh dalam mengelola pendapatan dan biaya.

4.      Pusat Investasi: Bertanggung jawab atas pengendalian biaya, pendapatan, dan penggunaan aset investasi.

    • Contoh: Divisi yang diberikan kewenangan untuk memutuskan investasi pada peralatan baru guna meningkatkan laba.

5. Metode Perhitungan pada Pusat Investasi

Dalam pusat investasi, kinerja diukur dengan memerhatikan laba dan investasi yang digunakan. Ada dua metode utama:

1.      Return on Investment (ROI)

    • ROI = (Laba Operasional / Total Investasi) × 100%
    • Mengukur efisiensi investasi dalam menghasilkan laba.
    • Contoh: Jika laba operasional adalah Rp 1.000.000.000 dan investasi total sebesar Rp 5.000.000.000, maka:
      ROI = (1.000.000.000 / 5.000.000.000) × 100% = 20%.

2.      Residual Income (RI)

    • RI = Laba Operasional - (Tingkat Imbal Hasil yang Diinginkan × Investasi)
    • Mengukur keuntungan setelah dikurangi biaya modal atau tingkat imbal hasil yang diinginkan.
    • Contoh:
      • Laba Operasional = Rp 1.000.000.000
      • Investasi = Rp 5.000.000.000
      • Tingkat Imbal Hasil = 10%
        RI = 1.000.000.000 - (10% × 5.000.000.000)
        RI = 1.000.000.000 - 500.000.000 = Rp 500.000.000

Perbedaan ROI dan RI:

  • ROI menilai kinerja berdasarkan persentase laba terhadap investasi.
  • RI menilai kinerja berdasarkan nominal laba setelah memperhitungkan biaya modal.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal UTS Sistem Pengendalian Manajemen"

Posting Komentar

💖 Donasi