Soal UTS Pemasaran Jasa
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL
TAHUN AKADEMIK -
Mata Kuliah :
Pemasaran Jasa
Hari, Tanggal :
Prodi : Manajemen
Waktu :
120 Menit
- Berikan contoh usaha jasa yang tergolong kontak tinggi maupun kontak rendah ?
- Bagaimana pengelolaan “Moment of Truth” dalam pemasaran jasa kontak tinggi dan kontak rendah ?
- Karakteristik jasa adalah intangibility, jelaskan maksudnya, apa masalah-masalah yang sering timbul karena sifat tersebut serta bagaimana implikasinya pada pembuatan keputusan strategi di usaha jasa Leasing Otomitif ?
- Karakteristik jasa adalah Insparability, jelaskan maksudnya, apa masalah-masalah yang sering timbul karena sifat tersebut serta bagaimana implikasinya pada pembuatan keputusan strategi jasa pendidikan tinggi ?
- Karakteristik jasa adalah Variability, jelaskan maksudnya, apa masalah-masalah yang sering timbul karena sifat tersebut serta bagaimana implikasinya pada pembuatan keputusan strategi jasa transportasi manusia didarat (Travel Biro) ?
- Karakteristik jasa adalah Perishability, jelaskan maksudnya, apa masalah-masalah yang sering timbul karena sifat tersebut serta bagaimana implikasinya pada pembuatan keputusan strategi jasa Bioskop ?
- Jelaskan faktor-faktor yang menentukan kesuksesan pemasaran jasa ?
- Jelaskan desired services, predicted services, adequate service, zona of tolerance dalam pemasaran jasa ?
- Berikan gambaran tentang Segmenting, Targetting dan Positioning dari sebuah usaha jasa yang anda kenal ?
- Jelaskan secara umum perilaku konsumen jasa ?
1. Berikan contoh usaha jasa yang
tergolong kontak tinggi maupun kontak rendah!
1. Jasa
Kontak Tinggi:
- Rumah
sakit (pasien berinteraksi langsung dengan dokter dan perawat).
- Salon
kecantikan (pelanggan berinteraksi intensif dengan stylist).
- Restoran
fine dining (interaksi langsung antara pelanggan dan pelayan).
2. Jasa
Kontak Rendah:
- ATM
(transaksi perbankan tanpa interaksi langsung dengan staf bank).
- Jasa
laundry mandiri (pelanggan hanya mengantarkan dan mengambil cucian).
- Pemesanan
tiket online (layanan dilakukan secara digital tanpa kontak fisik).
2. Bagaimana pengelolaan “Moment
of Truth” dalam pemasaran jasa kontak tinggi dan kontak rendah?
- Moment of Truth adalah
titik interaksi antara pelanggan dan penyedia jasa yang dapat mempengaruhi
persepsi pelanggan terhadap layanan.
1. Kontak
Tinggi:
- Fokus
pada pelayanan prima dan interaksi personal.
- Contoh:
Dokter harus ramah, sabar, dan profesional saat menangani pasien.
2. Kontak
Rendah:
- Fokus
pada kemudahan akses dan efisiensi proses.
- Contoh:
Sistem layanan mandiri seperti ATM harus mudah digunakan dan tidak
mengalami error.
Pengelolaan:
- Pelatihan
karyawan untuk memberikan pengalaman positif.
- Teknologi
yang mendukung kemudahan pelanggan.
- Monitoring
feedback pelanggan untuk meningkatkan layanan.
3. Karakteristik jasa adalah
Intangibility:
Maksudnya:
Jasa bersifat tidak berwujud sehingga pelanggan tidak dapat
melihat, menyentuh, atau merasakan jasa sebelum membelinya.
Masalah yang Sering Timbul:
- Sulit
bagi pelanggan untuk menilai kualitas layanan.
- Meningkatkan
ketidakpastian atau keraguan pelanggan.
Implikasi pada Usaha Leasing Otomotif:
- Strategi Branding:
Membangun citra merek yang terpercaya.
- Bukti Fisik (Physical Evidence):
Menyediakan brosur, website profesional, dan kantor yang rapi.
- Testimoni Pelanggan:
Menampilkan ulasan positif untuk mengurangi keraguan pelanggan.
4. Karakteristik jasa adalah
Inseparability:
Maksudnya:
Produksi dan konsumsi jasa terjadi secara bersamaan, serta penyedia jasa
terlibat langsung dalam proses layanan.
Masalah yang Sering Timbul:
- Kualitas
layanan sangat bergantung pada kinerja individu yang memberikan layanan.
- Tidak
dapat diproduksi secara massal.
Implikasi pada Jasa Pendidikan Tinggi:
- Kualitas Dosen: Memastikan
tenaga pengajar berkualitas tinggi.
- Interaktif Proses Belajar:
Meningkatkan pengalaman belajar dengan metode pengajaran interaktif.
- Kepuasan Mahasiswa:
Mengukur kualitas layanan dengan survei kepuasan mahasiswa.
5. Karakteristik jasa adalah
Variability:
Maksudnya:
Kualitas jasa dapat bervariasi karena bergantung pada siapa, kapan, dan
bagaimana jasa tersebut diberikan.
Masalah yang Sering Timbul:
- Ketidakkonsistenan
kualitas layanan.
- Pengalaman
pelanggan dapat berbeda di setiap kesempatan.
Implikasi pada Jasa Transportasi Darat (Travel Biro):
- Pelatihan Karyawan:
Meningkatkan keterampilan sopir dan staf.
- Standar Operasional Prosedur (SOP):
Menetapkan prosedur layanan yang seragam.
- Monitoring Layanan:
Menggunakan sistem feedback pelanggan untuk evaluasi kualitas.
6. Karakteristik jasa adalah
Perishability:
Maksudnya:
Jasa tidak dapat disimpan atau diinventarisasi. Jika jasa tidak digunakan, maka
akan hilang.
Masalah yang Sering Timbul:
- Kapasitas
yang tidak terpakai menyebabkan kerugian.
- Permintaan
yang fluktuatif dapat menyulitkan pengelolaan kapasitas.
Implikasi pada Jasa Bioskop:
- Promosi di Jam Sepi:
Diskon atau promo untuk menarik penonton di luar jam ramai.
- Manajemen Kapasitas:
Memaksimalkan jumlah penonton dengan sistem reservasi.
- Variasi Layanan:
Menawarkan layanan tambahan seperti makanan dan minuman.
7. Jelaskan faktor-faktor yang
menentukan kesuksesan pemasaran jasa!
- Kualitas Layanan:
Konsistensi dalam memberikan layanan yang memuaskan pelanggan.
- Kompetensi Karyawan:
Karyawan yang terlatih dengan baik.
- Kecepatan Layanan: Efisiensi
waktu dalam proses pelayanan.
- Inovasi Layanan:
Penggunaan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
- Komunikasi Efektif:
Memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan.
- Loyalitas Pelanggan:
Membangun hubungan jangka panjang melalui program loyalitas.
8. Desired services, predicted
services, adequate service, zona of tolerance:
- Desired Service: Tingkat
layanan yang diharapkan pelanggan.
- Predicted Service: Tingkat
layanan yang diprediksi pelanggan berdasarkan informasi atau pengalaman
sebelumnya.
- Adequate Service: Tingkat
layanan minimum yang dapat diterima pelanggan.
- Zone of Tolerance: Kisaran
antara layanan yang diharapkan dan yang dapat diterima pelanggan.
Contoh:
Seorang pelanggan berharap (desired) hotel memiliki layanan spa, tetapi
setidaknya (adequate) kamar bersih dan nyaman.
9. Segmenting, Targeting,
Positioning (STP) Usaha Jasa: Contoh Hotel Budget
1. Segmenting:
- Geografis:
Lokasi strategis di area perkotaan.
- Demografis:
Pelanggan dengan pendapatan menengah ke bawah.
- Psikografis:
Pelancong yang mencari harga terjangkau.
2. Targeting:
- Wisatawan
muda, backpacker, dan pebisnis dengan budget terbatas.
3. Positioning:
- "Hotel
nyaman dengan harga terjangkau."
10. Jelaskan secara umum perilaku
konsumen jasa!
- Mencari Informasi:
Konsumen mengumpulkan informasi dari ulasan, iklan, atau rekomendasi.
- Evaluasi Alternatif:
Membandingkan layanan berdasarkan harga, kualitas, dan reputasi.
- Keputusan Pembelian:
Konsumen memutuskan untuk menggunakan jasa.
- Pengalaman Konsumsi:
Kualitas pengalaman jasa sangat mempengaruhi kepuasan.
- Evaluasi Pasca-Pembelian:
Konsumen menilai kepuasan mereka dan memutuskan apakah akan menggunakan
jasa tersebut lagi.

0 Response to "Soal UTS Pemasaran Jasa"
Posting Komentar