Soal UTS Manajemen Resiko
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK -
MATA KULIAH : MANAJEMEN RISIKO
JUR/SMT/KELAS : MANAJEMEN/
WAKTU : 90 MENIT
HARI / TANGGAL :
PENGUJI :
SIFAT UJIAN : TUTUP BUKU
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bismillahirrahmanirrahiim
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PETUNJUK
- Awali
pekerjaan anda dengan membaca basmalah dan akhiri pekerjaan anda dengan
membaca hamdalah
- Kerjakan
semua soal yang tersedia.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Apakah yang dimaksud risiko, manajemen risiko dan kenapa manajemen risiko menjadi hal pernting dalam dunia bisnis.
- Jelaskan apa yang dimaksud siklus manajemen risiko, langkah apa saja yang terdapat dalam siklus manajemen risiko
- Buatlah analisis risiko yang mungkin terjadi di lingkungan Universitas Islam Bandung!! Apa yang telah dilakukan oleh Unisba dalam menghadapi risiko tersebut. Jelaskan apakah langkah yang telah dilakukan oleh unisba tersebut memadai?
- Perkembangan teknologi telah memunculkan inovasi yang memiliki dampak terhadap ancaman eksistensi sistem yang telah ada sebelumnya semisal Go Jek yang dapat menghilangkan Ojek Pangkalan atau Go Car yang mengancam Taksi konvensional. Menurut anda bagaimana seharusnya awak Ojek pangkalan dan Taksi Konvensioanal terhadap risiko perkembangan teknologi ini.
- Banyak sekali jenis risiko yang mungkin timbul diantaranya, risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Risiko Kecurangan dan Risiko Kerusakan computer, jelaskan ke tiga jenis risiko tersebut dan bagaimana cara mengantisipasinya.
Berikut adalah jawaban lengkap:
1. Pengertian Risiko, Manajemen Risiko, dan Pentingnya Manajemen
Risiko dalam Bisnis
Risiko adalah potensi terjadinya kerugian atau peristiwa
yang tidak diinginkan akibat adanya ketidakpastian yang dapat mempengaruhi pencapaian
tujuan.
Manajemen Risiko adalah proses identifikasi, evaluasi, dan
pengendalian risiko yang mungkin terjadi dalam suatu organisasi atau kegiatan
bisnis guna meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan peluang positif.
Pentingnya Manajemen Risiko dalam Dunia Bisnis:
- Menghindari
Kerugian Finansial: Mengelola risiko membantu mencegah kerugian
keuangan yang besar.
- Melindungi Aset dan
Reputasi: Risiko yang dikelola dengan baik dapat melindungi aset
perusahaan dan menjaga citra baik organisasi.
- Peningkatan
Kepercayaan Stakeholder: Investor dan pihak terkait akan lebih
percaya jika perusahaan memiliki manajemen risiko yang baik.
- Mendukung
Pengambilan Keputusan: Proses manajemen risiko memberikan
informasi penting untuk mengambil keputusan yang lebih bijak.
2. Siklus Manajemen Risiko dan Langkah-Langkahnya
Siklus manajemen risiko adalah serangkaian tahapan dalam mengelola risiko
secara sistematis dan berkelanjutan. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Identifikasi
Risiko
- Mengidentifikasi
potensi risiko yang mungkin terjadi, baik internal maupun eksternal.
- Contoh:
Risiko finansial, operasional, hukum, atau teknologi.
2. Analisis
dan Evaluasi Risiko
- Menilai tingkat
keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko.
- Risiko dikategorikan
berdasarkan tingkat keparahan: rendah, sedang, dan tinggi.
3. Mitigasi
Risiko
- Mengembangkan
strategi untuk mengatasi risiko, seperti:
- Menghindari risiko.
- Mengurangi dampak
risiko.
- Mentransfer risiko
(contoh: asuransi).
- Menerima risiko
(jika kecil dan dapat ditoleransi).
4. Monitoring
dan Evaluasi
- Melakukan pemantauan
terhadap risiko dan efektivitas tindakan yang telah diambil.
- Proses ini dilakukan
terus-menerus untuk memastikan manajemen risiko berjalan optimal.
3. Analisis Risiko di Lingkungan Universitas Islam Bandung (Unisba)
Potensi Risiko di Unisba:
- Risiko Operasional:
Gangguan pada sistem akademik seperti server error atau listrik padam saat
ujian online.
- Risiko Kesehatan:
Pandemi atau penyebaran penyakit di lingkungan kampus.
- Risiko Bencana
Alam: Banjir atau gempa yang dapat merusak fasilitas kampus.
- Risiko Keamanan:
Kasus kecurangan akademik atau keamanan fisik mahasiswa dan dosen.
Langkah yang Dilakukan Unisba:
- Mengembangkan sistem
e-learning dan database cadangan untuk mencegah risiko operasional.
- Menerapkan protokol
kesehatan, seperti penyediaan hand sanitizer dan regulasi pembelajaran
hybrid selama pandemi.
- Menyediakan sistem keamanan
kampus seperti CCTV dan petugas keamanan.
- Mengadakan pelatihan
kesiapsiagaan bencana untuk staf dan mahasiswa.
Evaluasi Kelengkapan Langkah:
Langkah-langkah yang dilakukan Unisba tergolong memadai, namun masih perlu:
- Investasi Lebih
pada Infrastruktur IT: Mengatasi risiko server overload.
- Simulasi Rutin
Kesiapsiagaan Bencana: Agar mahasiswa dan staf lebih siap saat
bencana.
4. Sikap Ojek Pangkalan dan Taksi Konvensional terhadap Risiko
Teknologi
Perkembangan teknologi seperti Gojek dan Gocar membawa disrupsi besar bagi
ojek pangkalan dan taksi konvensional. Langkah-langkah yang dapat diambil:
1. Adaptasi
Teknologi:
- Bergabung dengan
platform digital untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas.
- Contoh:
Pengemudi ojek pangkalan dapat mendaftar sebagai mitra Gojek atau Grab.
2. Peningkatan
Layanan dan Keunggulan Kompetitif:
- Menawarkan layanan
tambahan seperti penjemputan cepat, harga yang kompetitif, atau servis
pelanggan yang lebih ramah.
3. Pengembangan
Koperasi Transportasi:
- Membentuk organisasi
atau koperasi untuk meningkatkan daya saing dan kekuatan negosiasi dengan
platform digital.
4. Pelatihan
Keterampilan:
- Memberikan pelatihan
teknologi kepada pengemudi untuk memahami penggunaan aplikasi.
5. Jenis Risiko dan Cara Mengantisipasinya
a. Risiko Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3):
- Definisi:
Risiko yang berhubungan dengan kecelakaan, cedera, atau penyakit akibat
lingkungan kerja.
- Cara Antisipasi:
- Menggunakan alat
pelindung diri (APD).
- Memberikan pelatihan
K3.
- Melakukan inspeksi
rutin terhadap lingkungan kerja.
- Contoh:
Pekerja pabrik menggunakan helm, masker, dan sepatu pelindung.
b. Risiko Kecurangan (Fraud):
- Definisi:
Risiko yang terjadi akibat tindakan curang, seperti manipulasi laporan
keuangan, pencurian aset, atau penyalahgunaan wewenang.
- Cara Antisipasi:
- Menerapkan sistem
pengawasan internal (audit internal).
- Membangun sistem
transparansi dan akuntabilitas.
- Menggunakan teknologi
untuk memantau transaksi dan kegiatan.
- Contoh:
Melakukan audit mendadak pada departemen keuangan.
c. Risiko Kerusakan Komputer:
- Definisi:
Risiko kerusakan perangkat keras atau perangkat lunak komputer akibat
virus, pencurian data, atau bencana alam.
- Cara Antisipasi:
- Menggunakan
antivirus dan melakukan backup data secara rutin.
- Menyediakan UPS
(Uninterruptible Power Supply) untuk menghindari kerusakan akibat mati
listrik mendadak.
- Melatih karyawan
terkait keamanan siber.
- Contoh:
Universitas mencadangkan data server di cloud untuk menghindari kehilangan
informasi penting.

0 Response to "Soal UTS Manajemen Resiko"
Posting Komentar