Soal UAS System Pengendalian Manajemen
UJIAN
AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK -
|
Mata Kuliah |
: |
System Pengendalian Manajemen |
|
|
Prodi/Kelas |
: |
|
|
|
Hari, Tanggal |
: |
|
|
|
Waktu |
: |
|
|
|
Dosen |
: |
|
|
|
Sifat Ujian |
: |
CLOSE BOOK |
|
|
|
|||
- Jelaskan prinsip dasar harga transfer yang saudara ketahui, dan jelaskan juga metode penentuan harga transfer.
- Jelaskan hubungan perumusan strategi, perencanaan strategi dan penyusunan anggaran.
- Coba saudara jelasakan apa yang dimaksudkan dengan value chain analysis.
- Dari persfektif strategi konsep rangkaian nilai menjelaskan tiga bidang penyempurnaan laba yang saling berkaitan coba saudar sebutkan.
- Jelaskan apa pengaruh perilaku manusia dalam penyusunan anggran, dan fungsi anggaran.
- Jelaskan apa keunggulan anggaran dan kelemahan anggran dan syarat syarat keberhasilannya.
- Dalam menyususn anggaran sebelumnya selalu dibentuk komite anggaran, coba jelaskan mengapa perusahaa komite anggaran ini perlu, dan sebaiknya bagian saja sebaiknya yang terlibat dalam komite anggran, berikan dengan contoh.
Berikut
jawaban soal diatas:
1. Prinsip Dasar Harga Transfer
dan Metode Penentuannya
Harga transfer adalah harga yang ditetapkan untuk transaksi
antara unit bisnis yang berafiliasi dalam satu perusahaan. Prinsip
dasar dalam harga transfer adalah:
- Konsistensi: Harga
transfer harus konsisten dengan kebijakan perusahaan.
- Fairness: Menjamin adil
dan wajar bagi semua divisi terkait.
- Optimalisasi Kinerja:
Mendorong peningkatan profitabilitas dan efisiensi antar divisi.
Metode penentuan harga transfer:
- Harga Pasar: Harga
transfer sama dengan harga jual ke pihak eksternal.
- Biaya Penuh: Harga
transfer berdasarkan total biaya produksi per unit.
- Biaya Variabel: Harga
transfer dihitung hanya berdasarkan biaya variabel produksi.
- Negosiasi: Harga transfer
ditentukan melalui kesepakatan antar divisi.
2. Hubungan Perumusan Strategi,
Perencanaan Strategi, dan Penyusunan Anggaran
- Perumusan Strategi:
Menentukan tujuan jangka panjang dan arah perusahaan.
- Perencanaan Strategi: Menguraikan
strategi menjadi langkah operasional dan taktis.
- Penyusunan Anggaran:
Merupakan penerjemahan strategi ke dalam rencana keuangan yang terukur
untuk periode tertentu.
Ketiga elemen ini saling berkaitan untuk memastikan strategi yang efektif
diterapkan secara efisien dalam rencana keuangan.
3. Value Chain Analysis
Value Chain Analysis adalah analisis rantai aktivitas
perusahaan yang menciptakan nilai tambah bagi produk atau layanan. Rantai nilai
mencakup:
- Aktivitas Primer: Logistik
masuk, produksi, logistik keluar, pemasaran, dan layanan.
- Aktivitas Pendukung:
Infrastruktur perusahaan, manajemen sumber daya manusia, teknologi, dan
pengadaan.
4. Tiga Bidang Penyempurnaan Laba
Berdasarkan strategi rangkaian nilai, tiga bidang utama penyempurnaan laba:
- Efisiensi Biaya:
Mengurangi biaya pada setiap aktivitas.
- Diferensiasi Produk:
Menciptakan produk unik yang memberikan nilai tambah.
- Responsivitas Pelanggan:
Menyesuaikan proses dengan kebutuhan pelanggan.
5. Pengaruh Perilaku Manusia dalam
Penyusunan Anggaran
Pengaruh perilaku manusia:
- Bias Optimisme: Menyusun
anggaran terlalu optimis, sulit tercapai.
- Gaming the System:
Menetapkan target yang mudah dicapai.
- Konflik Kepentingan:
Perbedaan kepentingan antara penyusun dan pelaksana anggaran.
Fungsi Anggaran:
- Perencanaan
kegiatan.
- Alat
pengendalian dan evaluasi kinerja.
- Alokasi
sumber daya.
6. Keunggulan, Kelemahan, dan
Syarat Keberhasilan Anggaran
Keunggulan Anggaran:
- Meningkatkan
koordinasi dan komunikasi.
- Menjadi
acuan pengendalian kinerja.
Kelemahan Anggaran:
- Rigidity:
Tidak fleksibel dengan perubahan.
- Time
Consuming: Membutuhkan banyak waktu.
Syarat Keberhasilan Anggaran:
- Dukungan
manajemen puncak.
- Partisipasi
dari semua pihak.
- Anggaran
realistis dan fleksibel.
7. Pentingnya Komite Anggaran dan
Anggotanya
Pentingnya Komite Anggaran:
- Mengkoordinasikan
penyusunan dan pelaksanaan anggaran.
- Menjaga
transparansi dan akuntabilitas.
Anggota Komite Anggaran:
- Manajer
Keuangan.
- Manajer
Divisi.
- CEO
atau direktur utama.
- Controller
atau akuntan.
Contoh: Di perusahaan manufaktur, Manajer Produksi
bertanggung jawab menyusun anggaran biaya produksi, sedangkan Manajer Pemasaran
menyusun anggaran promosi.

0 Response to "Soal UAS System Pengendalian Manajemen"
Posting Komentar