Catatan Kuliah Manajemen & Bisnis

Catatan Kuliah Manajemen  &  Bisnis

Soal UAS System Pengendalian Manajemen

  


UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK -

Mata Kuliah 

:

System Pengendalian Manajemen

 

Prodi/Kelas  

:

 

 

Hari, Tanggal

:

 

 

Waktu

:

 

 

Dosen

:

 

 

Sifat Ujian

:

CLOSE  BOOK

 


  1. Jelaskan prinsip dasar harga transfer yang saudara ketahui, dan jelaskan juga metode penentuan harga transfer.
  2. Jelaskan hubungan perumusan strategi, perencanaan strategi dan penyusunan anggaran.
  3. Coba saudara jelasakan apa yang dimaksudkan dengan value chain analysis.
  4. Dari persfektif strategi konsep rangkaian nilai menjelaskan tiga bidang penyempurnaan laba yang saling berkaitan coba saudar sebutkan.
  5. Jelaskan apa pengaruh perilaku manusia dalam penyusunan anggran, dan fungsi anggaran.
  6. Jelaskan apa keunggulan anggaran dan kelemahan anggran dan syarat syarat keberhasilannya.
  7. Dalam menyususn anggaran sebelumnya selalu dibentuk komite anggaran, coba jelaskan mengapa perusahaa komite anggaran ini perlu, dan sebaiknya bagian saja sebaiknya yang terlibat dalam komite anggran, berikan dengan contoh.

 

Berikut jawaban soal diatas:  


1. Prinsip Dasar Harga Transfer dan Metode Penentuannya

Harga transfer adalah harga yang ditetapkan untuk transaksi antara unit bisnis yang berafiliasi dalam satu perusahaan. Prinsip dasar dalam harga transfer adalah:

  • Konsistensi: Harga transfer harus konsisten dengan kebijakan perusahaan.
  • Fairness: Menjamin adil dan wajar bagi semua divisi terkait.
  • Optimalisasi Kinerja: Mendorong peningkatan profitabilitas dan efisiensi antar divisi.

Metode penentuan harga transfer:

  1. Harga Pasar: Harga transfer sama dengan harga jual ke pihak eksternal.
  2. Biaya Penuh: Harga transfer berdasarkan total biaya produksi per unit.
  3. Biaya Variabel: Harga transfer dihitung hanya berdasarkan biaya variabel produksi.
  4. Negosiasi: Harga transfer ditentukan melalui kesepakatan antar divisi.

2. Hubungan Perumusan Strategi, Perencanaan Strategi, dan Penyusunan Anggaran

  • Perumusan Strategi: Menentukan tujuan jangka panjang dan arah perusahaan.
  • Perencanaan Strategi: Menguraikan strategi menjadi langkah operasional dan taktis.
  • Penyusunan Anggaran: Merupakan penerjemahan strategi ke dalam rencana keuangan yang terukur untuk periode tertentu.

Ketiga elemen ini saling berkaitan untuk memastikan strategi yang efektif diterapkan secara efisien dalam rencana keuangan.


3. Value Chain Analysis

Value Chain Analysis adalah analisis rantai aktivitas perusahaan yang menciptakan nilai tambah bagi produk atau layanan. Rantai nilai mencakup:

  1. Aktivitas Primer: Logistik masuk, produksi, logistik keluar, pemasaran, dan layanan.
  2. Aktivitas Pendukung: Infrastruktur perusahaan, manajemen sumber daya manusia, teknologi, dan pengadaan.

4. Tiga Bidang Penyempurnaan Laba

Berdasarkan strategi rangkaian nilai, tiga bidang utama penyempurnaan laba:

  1. Efisiensi Biaya: Mengurangi biaya pada setiap aktivitas.
  2. Diferensiasi Produk: Menciptakan produk unik yang memberikan nilai tambah.
  3. Responsivitas Pelanggan: Menyesuaikan proses dengan kebutuhan pelanggan.

5. Pengaruh Perilaku Manusia dalam Penyusunan Anggaran

Pengaruh perilaku manusia:

  • Bias Optimisme: Menyusun anggaran terlalu optimis, sulit tercapai.
  • Gaming the System: Menetapkan target yang mudah dicapai.
  • Konflik Kepentingan: Perbedaan kepentingan antara penyusun dan pelaksana anggaran.

Fungsi Anggaran:

  1. Perencanaan kegiatan.
  2. Alat pengendalian dan evaluasi kinerja.
  3. Alokasi sumber daya.

6. Keunggulan, Kelemahan, dan Syarat Keberhasilan Anggaran

Keunggulan Anggaran:

  1. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi.
  2. Menjadi acuan pengendalian kinerja.

Kelemahan Anggaran:

  1. Rigidity: Tidak fleksibel dengan perubahan.
  2. Time Consuming: Membutuhkan banyak waktu.

Syarat Keberhasilan Anggaran:

  1. Dukungan manajemen puncak.
  2. Partisipasi dari semua pihak.
  3. Anggaran realistis dan fleksibel.

7. Pentingnya Komite Anggaran dan Anggotanya

Pentingnya Komite Anggaran:

  • Mengkoordinasikan penyusunan dan pelaksanaan anggaran.
  • Menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Anggota Komite Anggaran:

  1. Manajer Keuangan.
  2. Manajer Divisi.
  3. CEO atau direktur utama.
  4. Controller atau akuntan.

Contoh: Di perusahaan manufaktur, Manajer Produksi bertanggung jawab menyusun anggaran biaya produksi, sedangkan Manajer Pemasaran menyusun anggaran promosi.


 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal UAS System Pengendalian Manajemen"

Posting Komentar

💖 Donasi