Catatan Kuliah Manajemen & Bisnis

Catatan Kuliah Manajemen  &  Bisnis

Soal UTS Etika Bisnis

 

Jawablah Soal dibawah ini dengan jelas

 Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti: benar-salah, baik- buruk, dan  tanggung jawab  yang mempengaruhi orang lain

1.   Jelaskan pengertian  Etika, Moral, dan Akhlak sehingga jelas persamaan dan perbedaan diantara ketiga terminologi tersebut!

2.      Kemukakan  beberapa teori etika yang saudara ketahui!

Etika bisnis adalah proses rasional dalam menilai standar moral yang diterapkan dalam kegiatan bisnis.

3.      Jelaskan prinsip-prinsip  Etika Bisnis yang saudara ketahui!

4.   Mengapa ada pandangan (mitos bisnis) bahwa etika dan bisnis merupakan dua hal yang diametral? Bagaimana pandangan saudara sehubungan dengan mitos tersebut?

5.      Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang good corporate governance !

  Jawaban:

1. Pengertian Etika, Moral, dan Akhlak: Persamaan dan Perbedaannya

a. Etika
Etika berasal dari kata Yunani "ethos" yang berarti kebiasaan atau karakter. Etika adalah studi tentang prinsip-prinsip moral yang mengatur perilaku manusia dan digunakan untuk menentukan apa yang benar-salah atau baik-buruk. Etika bersifat filosofis dan lebih bersifat universal karena didasarkan pada pemikiran rasional. Contohnya, larangan mencuri atau berbohong adalah etika yang berlaku secara umum di masyarakat.

b. Moral
Moral berasal dari kata Latin "mos" yang berarti kebiasaan atau adat istiadat. Moral adalah nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat yang mengatur perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Moral dipengaruhi oleh budaya, agama, dan lingkungan sosial tertentu. Contohnya, di suatu budaya, memberikan salam adalah tindakan bermoral, tetapi di budaya lain mungkin tidak.

c. Akhlak
Akhlak berasal dari bahasa Arab "khuluq" yang berarti perilaku atau tabiat. Akhlak adalah perilaku baik atau buruk yang berlandaskan ajaran agama, terutama dalam Islam. Akhlak memiliki dimensi spiritual karena berhubungan dengan tanggung jawab manusia terhadap Tuhan. Contohnya, jujur dan amanah adalah akhlak terpuji dalam Islam.

Persamaan dan Perbedaan:

  • Persamaan: Ketiganya membahas tentang nilai baik-buruk dan benar-salah dalam kehidupan manusia serta bertujuan menciptakan perilaku yang baik.
  • Perbedaan:
    • Etika: Bersifat universal, filosofis, dan rasional.
    • Moral: Lebih praktis, terkait dengan budaya dan kebiasaan.
    • Akhlak: Lebih bersifat spiritual, dikaitkan dengan ajaran agama.

2. Beberapa Teori Etika

Beberapa teori etika yang sering dikemukakan adalah:

a. Etika Deontologi (Immanuel Kant)
Teori ini menekankan kewajiban moral yang harus dilakukan berdasarkan prinsip atau aturan tertentu, tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Misalnya, berkata jujur harus dilakukan karena itu adalah kewajiban, bukan karena akibatnya.

b. Etika Teleologi atau Konsekuensialis
Teori ini menilai suatu tindakan berdasarkan konsekuensi yang dihasilkan. Salah satu bentuknya adalah Utilitarianisme (Jeremy Bentham dan John Stuart Mill), yang menyatakan bahwa tindakan yang benar adalah yang memberikan manfaat atau kebahagiaan terbesar bagi jumlah orang terbanyak.

c. Etika Kebajikan (Aristoteles)
Fokus dari teori ini adalah pada karakter individu. Seseorang dianggap memiliki etika jika ia memiliki kebajikan atau sifat baik, seperti kejujuran, keberanian, dan kebijaksanaan.

d. Etika Relativisme
Teori ini menyatakan bahwa kebenaran moral bersifat relatif dan dipengaruhi oleh budaya, waktu, dan tempat tertentu. Tidak ada standar moral yang bersifat absolut.

e. Etika Kontrak Sosial (Thomas Hobbes dan John Locke)
Teori ini menyatakan bahwa etika muncul dari kesepakatan atau kontrak sosial antara individu untuk hidup harmonis dalam masyarakat.


3. Prinsip-Prinsip Etika Bisnis

Prinsip-prinsip etika bisnis yang harus diterapkan dalam kegiatan bisnis antara lain:

a. Kejujuran (Honesty)
Bisnis harus dijalankan dengan kejujuran dalam memberikan informasi kepada konsumen, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya.

b. Keadilan (Fairness)
Memberikan perlakuan yang adil terhadap semua pihak yang terlibat dalam bisnis, tanpa diskriminasi atau eksploitasi.

c. Tanggung Jawab (Responsibility)
Bisnis harus bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.

d. Transparansi (Transparency)
Bisnis harus memberikan informasi yang jelas, terbuka, dan tidak menyesatkan kepada semua pihak yang berkepentingan.

e. Kepatuhan terhadap Hukum (Compliance)
Bisnis harus beroperasi sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku di wilayah tempat bisnis dijalankan.

f. Kepedulian terhadap Lingkungan dan Sosial
Bisnis harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup dan tanggung jawab sosial perusahaan.


4. Pandangan Mitos: Etika dan Bisnis Bersifat Diametral

Mitos Bisnis:
Ada anggapan bahwa bisnis hanya berfokus pada keuntungan, sementara etika dianggap sebagai hambatan yang memperlambat pencapaian tujuan bisnis. Pandangan ini muncul karena asumsi bahwa bisnis yang etis membutuhkan biaya tambahan dan waktu lebih lama dibandingkan praktik bisnis yang hanya mengejar keuntungan.

Pandangan Saya:
Pandangan tersebut adalah keliru. Etika dan bisnis justru saling melengkapi. Bisnis yang dijalankan secara etis akan memperoleh keuntungan jangka panjang karena:

  • Reputasi Baik: Bisnis yang etis akan dipercaya oleh pelanggan dan mitra bisnis.
  • Loyalitas Konsumen: Pelanggan cenderung loyal pada perusahaan yang bertindak adil dan jujur.
  • Penghindaran Risiko Hukum: Bisnis yang melanggar etika bisa berhadapan dengan tuntutan hukum.
  • Keberlanjutan Bisnis: Bisnis yang beretika akan menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakat dan lingkungan.

Dengan kata lain, etika bisnis bukan penghalang keuntungan, tetapi justru menjadi kunci keberhasilan bisnis yang berkelanjutan.


5. Good Corporate Governance (GCG)

Pengertian Good Corporate Governance (GCG):
GCG adalah prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, di mana pengelolaan perusahaan dilakukan secara transparan, adil, dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan perusahaan dan melindungi kepentingan semua pemangku kepentingan.

Prinsip GCG:

  1. Transparansi (Transparency): Menyediakan informasi yang jelas dan akurat kepada pemangku kepentingan.
  2. Akuntabilitas (Accountability): Memastikan pengelolaan perusahaan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan.
  3. Responsibilitas (Responsibility): Melaksanakan tanggung jawab perusahaan terhadap pemangku kepentingan dan kepatuhan terhadap hukum.
  4. Independensi (Independence): Menghindari konflik kepentingan dan memastikan pengambilan keputusan yang objektif.
  5. Keadilan (Fairness): Memberikan perlakuan yang setara kepada semua pemegang saham, karyawan, dan pihak terkait lainnya.

Manfaat GCG:

  • Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
  • Meningkatkan kinerja perusahaan.
  • Menghindari praktik korupsi dan manipulasi.
  • Menjamin keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.

Dengan menerapkan GCG, perusahaan dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kepercayaan publik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal UTS Etika Bisnis"

Posting Komentar

💖 Donasi